- Cara Seting internet HSDPA XL/3G/GPRS/HSUPA
- Mobil hibrida Mobil Hemat Bahan bakar
- Atasi Osteoporosis dengan Sinar Matahari
- Mobil Listrik Buatan Universitas sebelas Maret Solo
- Lowongan kerja Analyst Programmer
- Informasi Lowongan kerja SMK-SMU-SMEA Terbaru 2012
- Ingin Tahan Lama Saat ML?ML tahan lama tanpa Obat
- Membuat Turbin Angin dengan pipa pvc dan roda sepeda bekas
- Tarif Nelpon ke Sesama XL April 2012|Tarif nelpon XL
- Bahayakah Serangga Tomcat|bahayakah multiple sclerosis
- Galery Anak SMP,sma
All About Google Free ANTIVIRUS GAMES Emulator Games Tip and Trik Windows Hot News FREE Software Download Games Affiliate Program Troubleshooting Windows Peluang Bisnis Pulsa Elektrik Paling Murah Info Lowongan Kerja Terbaru,Investasi Termurah yang dapat dipercaya
Anti Virus|Games|Hot News|Tips And Trik|Seo
GOOGLE SEARCH
Showing posts with label Technology. Show all posts
Showing posts with label Technology. Show all posts
Home » Posts filed under Technology
March 31, 2012
Kolaborasi Bahan bakar minyak Dan Mobil listrik|Mobil Hemat Bahan bakar
March 30, 2012
Membuat Turbin Angin Sendiri|IPTEK|SMP
- Cara Seting internet HSDPA XL/3G/GPRS/HSUPA
- Mobil Listrik Buatan Universitas sebelas Maret Solo
- Seting internet GPRS XL di Handphone 2012
- Informasi Lowongan kerja SMK-SMU-SMEA Terbaru 2012
- Ingin Tahan Lama Saat ML?ML tahan lama tanpa Obat
- Membuat Turbin Angin dengan pipa pvc dan roda sepeda bekas
- Tarif Nelpon ke Sesama XL April 2012|Tarif nelpon XL
- Cara Setting Internet XL Lewat SMS
- Galery Anak SMP,sma
March 26, 2012
Mobil Listrik Sebelas Maret Teknologi|Mobil Listrik Semar-T|IPTEk
- Alat Hemat BBM ala ITS Surabaya
- Mobil Listrik Buatan Universitas sebelas Maret Solo
- Informasi Lowongan Gardener|Lowongan SMA April 2012
- Lowongan staff administrasi di jakarta|Lowongan SMEA
- Paket Internet XL Broadband|Paket Internet XL Bulanan
- Tarif Nelpon ke Sesama XL April 2012|Tarif nelpon XL
- Tarif Super Berkali-kali|Tarif nelpon XL
- Tarif XL Super Sampe Puas|Tarif nelpon XL
- Galery Anak SMP,sma
Alat Hemat BBM|Karburator Hemat BBM ITS|IPTEK
- Alat Hemat BBM ala ITS Surabaya
- Informasi Lowongan Gardener|Lowongan SMA April 2012
- Lowongan staff administrasi di jakarta|Lowongan SMEA
- Paket Internet XL Broadband|Paket Internet XL Bulanan
- Tarif Nelpon ke Sesama XL April 2012|Tarif nelpon XL
- Tarif Super Berkali-kali|Tarif nelpon XL
- Tarif XL Super Sampe Puas|Tarif nelpon XL
- Galery Anak SMP
January 15, 2012
Lampu Tenaga Surya dari Botol Plastik|Teknologi|PCMAV Terbaru|SEO
- Lampu Tenaga Surya dari Botol Plastik
- Mobil Pertama di Indonesia Bertenaga Surya|Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
- Lampu Kebun Bertenaga Apel|Teknologi
- Mobil Rakitan Anak SMK Indonesia
- Gairah Anak smp
- Basmi Virus Qvod with PCMAV Express
- Lowongan Kerja Terbaru 2011
- PCMAV Desember+Januari 2011-2012
- PCMAV 6.2 Asgard
- SEO PPC
- Senyum Indosat
Matahari atau solar adalah sumber tenaga bagi seluruh makhluk
hidup di seluruh dunia.Pernahkah kita berpikir bagaimana
bila Matahari itu tidak ada di dunia ini?apa yang terjadi?
gelap..anda pasti sudah tahu jawabannya.Matahari adalah
Sumber tenaga.Sudah banyak Para pakar di dunia ini yang
menggunakan tenaga surya sebagai Sumber Energi sebagai
contoh yang sering kita dengar adalah Solar Cell.
Bagaimana kalau kita memanfaatkan Sumber tenaga matahari
Sebagai penerangan di rumah hanya menggunakan Botol Plastik?
Pernahkah anda mendengar Lampu Tenaga Surya dari Botol Plastik?
Apakah bisa?Jawabannya Bisa! Ini di Buktikan Oleh Alfredo Moser
dari Brasil yang membuat cahaya botol pertama di tahun 2002
selama pemadaman listrik di Sao Paulo dan di beri nama
Plastic Botol Light.
Saya sendiri mencoba untuk membuatnya dan alhasil ternyata
cukup memuaskan. Disini kita memanfaatkan tehnik Bias lewat
Media air yang ada di dalam botol untuk menerangi ruangan.
Cukup simple bukan..
Description:Review
-
Lampu Tenaga Surya dari Botol Plastik|Teknologi|PCMAV Terbaru|SEO
Rating:
4.5
Reviewer:
-
herdyazkiya
- ItemReviewed:
-
Lampu Tenaga Surya dari Botol Plastik|Teknologi|PCMAV Terbaru|SEO
hidup di seluruh dunia.Pernahkah kita berpikir bagaimana
bila Matahari itu tidak ada di dunia ini?apa yang terjadi?
gelap..anda pasti sudah tahu jawabannya.Matahari adalah
Sumber tenaga.Sudah banyak Para pakar di dunia ini yang
menggunakan tenaga surya sebagai Sumber Energi sebagai
contoh yang sering kita dengar adalah Solar Cell.
Bagaimana kalau kita memanfaatkan Sumber tenaga matahari
Sebagai penerangan di rumah hanya menggunakan Botol Plastik?
Pernahkah anda mendengar Lampu Tenaga Surya dari Botol Plastik?
Apakah bisa?Jawabannya Bisa! Ini di Buktikan Oleh Alfredo Moser
dari Brasil yang membuat cahaya botol pertama di tahun 2002
selama pemadaman listrik di Sao Paulo dan di beri nama
Plastic Botol Light.
Saya sendiri mencoba untuk membuatnya dan alhasil ternyata
cukup memuaskan. Disini kita memanfaatkan tehnik Bias lewat
Media air yang ada di dalam botol untuk menerangi ruangan.
Cukup simple bukan..
January 14, 2012
Lampu Kebun Bertenaga Apel|Teknologi|PCMAV Terbaru|SEO
Lampu Kebun Bertenaga Apel|Teknologi
Kebun buah biasanya tidak memiliki penerangan tersendiri. Jika malam tiba bisa dipastikan kebun akan menjadi gelap gulita. Padahal jika hanya untuk sekedar lampu penerangan, bisa dipastikan kebun mampu menyediakan sumber energinya.
Tentu saja dibutuhkan kreatifitas dan perlengkapan lainnya, seperti lampu yang sangat hemat energi, yaitu LED. Konsumsi listrik lampu LED sangat rendah jika dibandingkan lampu hemat energi lainnya seperti CFL misalnya, dengan kuat cahaya yang dihasilkan setara dengan lampu CFL.
Lampu kebun semacam juga telah diterapkan di sebuah kebun apel. Apel, sama seperti buah lainnya, dianggap memiliki asam yang bisa menjadi elektrolit penghasil listrik.
Chaleb Charland, seorang fotografer, mengabadikan lampu LED yang berhasil dinyalakan menggunakan sepuluh buah apel yang masih bergantung di pohonnya dan dihubungkan secara seri untuk menyalakan sebuah lampu LED. Lampu kebun tersebut terdiri dari 30 buah lampu LED. Artinya untuk menyalakan kesemua lampu LED tersebut, maka dibutuhkan 300 buah apel dari beberapa pohon di sekitarnya.
Meski hanya memanfaatkan buah apel, kehadiran lampu kebun tersebut akan memberi suasana yang berbeda pada sebuah kebun. Namun mesti ada alternatif lain selain menggunakan apel yang tentunya akan dipanen dan tidak mungkin menjualnya dalam kondisi yang tidak dalam kondisi segar bukan?
Sumber : ristek.go.id Description:Review - Lampu Kebun Bertenaga Apel|Teknologi|PCMAV Terbaru|SEO Rating: 4.5 Reviewer: - herdyazkiya - ItemReviewed: - Lampu Kebun Bertenaga Apel|Teknologi|PCMAV Terbaru|SEO
- Gokart Hybrid Nasdi, Padukan Bensin dan Panel Surya|Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
- Gairah Anak smp
- Basmi Virus Qvod with PCMAV Express
- Lowongan Kerja Terbaru 2011
- PCMAV Desember+Januari 2011-2012
- PCMAV 6.2 Asgard
- SEO PPC
- Senyum Indosat
- Mobil Dinas Rakitan Siswa Kejuruan di Solo
Kebun buah biasanya tidak memiliki penerangan tersendiri. Jika malam tiba bisa dipastikan kebun akan menjadi gelap gulita. Padahal jika hanya untuk sekedar lampu penerangan, bisa dipastikan kebun mampu menyediakan sumber energinya.
Tentu saja dibutuhkan kreatifitas dan perlengkapan lainnya, seperti lampu yang sangat hemat energi, yaitu LED. Konsumsi listrik lampu LED sangat rendah jika dibandingkan lampu hemat energi lainnya seperti CFL misalnya, dengan kuat cahaya yang dihasilkan setara dengan lampu CFL.
Lampu kebun semacam juga telah diterapkan di sebuah kebun apel. Apel, sama seperti buah lainnya, dianggap memiliki asam yang bisa menjadi elektrolit penghasil listrik.
Chaleb Charland, seorang fotografer, mengabadikan lampu LED yang berhasil dinyalakan menggunakan sepuluh buah apel yang masih bergantung di pohonnya dan dihubungkan secara seri untuk menyalakan sebuah lampu LED. Lampu kebun tersebut terdiri dari 30 buah lampu LED. Artinya untuk menyalakan kesemua lampu LED tersebut, maka dibutuhkan 300 buah apel dari beberapa pohon di sekitarnya.
Meski hanya memanfaatkan buah apel, kehadiran lampu kebun tersebut akan memberi suasana yang berbeda pada sebuah kebun. Namun mesti ada alternatif lain selain menggunakan apel yang tentunya akan dipanen dan tidak mungkin menjualnya dalam kondisi yang tidak dalam kondisi segar bukan?
Sumber : ristek.go.id Description:Review - Lampu Kebun Bertenaga Apel|Teknologi|PCMAV Terbaru|SEO Rating: 4.5 Reviewer: - herdyazkiya - ItemReviewed: - Lampu Kebun Bertenaga Apel|Teknologi|PCMAV Terbaru|SEO
January 13, 2012
Gokart Hybrid Nasdi, Padukan Bensin dan Panel Surya|Teknologi
Gokart Hybrid Nasdi, Padukan Bensin dan Panel Surya|Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar berhasil merakit mesin kendaraan yang memadukan tenaga surya dengan mesin bensin. Mereka menyebut karyanya Gokart Hybrid.
Kedua mahasiswa Jurusan Teknik Mesin FT Unhas Makassar tersebut yakni Nasdi Elwan (24) dan Sastian Kiston (24). Mahasiswa FT Unhas angkatan 2006 ini berhasil mengembangkan bentuk teknologi baru di dunia otomotif Tanah Air, sekaligus meyakinkan dunia bahwa mahasiswa asal Makassar juga bisa bersaing dalam bidang pendidikan.
Rangkaian mesin Gokart Hybrid roda empat ini memang belum dibenamkan ke dalam bodi kendaraan mobil pada umumnya. Saat ini, masih menggunakan rangka sangat sederhana yang memiliki panjang 194 cm dan lebar 85 cm, belum sampai pada tahap penyempurnaan desain dan sistem aerodinamis.
"Gokart hybrid ini baru sebatas konsep dasar untuk melihat cara kerja perpaduan antara mesin bensin dan mesin bertenaga surya. Tentu saja bisa dikembangkan," kata Nasdi Elwan.
Namun, jika dikembangkan, pria kelahiran Soppeng 23 September 1988 ini meyakini bahwa, hasil karyanya tersebut mampu bersaing dengan kendaraan mobil yang telah ada. Bahkan, jika lebih dikembangkan wujudnya bisa disandingkan dengan mobil mewah yang banyak digunakan oleh konglomerat.
"Nantinya akan memakai tenaga angin. Tentu namanya akan berubah, bukan lagi hybrid tapi super hybrid karena memadukan tiga sumber energi," katanya.
Dia memiliki alasan tersendiri mengembangkan teknologi otomotif ini. Menurutnya, salah satu persoalan di negeri ini adalah ketersediaan bahan bakar yang tidak sebanding dengan konsumsi bahan bakar yang lebih besar. Sehingga butuh teknologi yang bisa menghemat bahan bakar, terutama pada kendaraan. Salah satunya yang berkembang adalah energi terbarukan yang bisa mengantikan bahan bakar, yakni energi surya.
Konsep energi surya sangat sederhana yakni mengubah energi surya menjadi energi listrik dengan alat yang disebut sel surya. Sel surya ini dapat menghasilkan energi listrik dalam jumlah yang tidak terbatas langsung diambil dari matahari, tanpa ada bagian yang berputar dan tidak memerlukan bahan bakar.
"Bahan bakar hemat sampai 50 persen dibandingkan dengan kendaraan mobil yang lain, karena kita menggunakan sumber daya listrik lainnya yakni tenaga surya," ujarnya.
Warga Jalan Bung, Perumahan Bung Permai A7 Nomor 4 Makassar ini menjelaskan cara kerja sederhana mesin mobil ini. Energi listik dari matahari diperoleh dari panel surya yang dipasang pada bagian atap gokart ini. Panel selebar 0,8x0,9 meter yang dibeli seharga Rp3 juta dari Surabaya tersebut bisa menghasilkan daya listrik sampai 80 watt.
"Saya pernah uji coba di Makassar panel surya ini menyerap panas matahari selama dua jam. Hasilnya cukup mengagetkan karena rupanya panas yang dihasilkan bisa sampai 100 watt atau lebih besar dibandingkan pada yang ada di katalog yang hanya 80 watt. Mungkin karena Makassar memang panas," kata pria asal Kabupaten Soppeng ini.
Dia menjelaskan, energi listrik yang dihasilkan panel surya ini kemudian dialirkan ke aki dan selanjutnya motor listrik DC 12 volt yang ditaruh pada bagian lain di gokart ini. Rangkaian listrik ini yang kemudian menggerakkan roda gokart berbobot sekitar 100 kilogram tersebut.
Sebagai bahan percobaan, dia menggunakan panel surya selebar 0,8x0,9 meter dan satu aki. Hasilnya, mobil ini hanya bisa bergerak dengan kecepatan 50 kilometer per jam.
Nasdi mengakui, daya dorong mesin masih rendah sebab menggunakan panel surya yang hanya menghasilkan engeri listrik 80 watt. Namun, kata dia jika ingin laju kendaraan lebih kencang cukup menambah lebar panel surya sehingga daya listrik yang dihasilkan akan lebih besar pula.
"Rencana awal sebenarnya kami menggunakan panel surya yang lebih lebar sehingga bisa menghasilkan sampai 2.000 watt dan tiga aki. Tapi, sayangnya anggaran kami sebagai mahasiswa sangat terbatas," ujar dia.
Jika mesin bertenaga surya hanya bisa menghasilkan kecepatan 50 kilometer per jam, berbeda jika dialihkan menggunakan mesin bensin. Gokart ini menggunakan mesin sepeda motor 125 cc. "Kalau kita matikan mesin tenaga surya lalu mesin bensin yang kita gunakan, kecepatannya bisa 100 meter per jam," kata dia.
Karya ini, Nasdi menjelaskan, sebenarnya bukanlah sebuah proyek besar seperti yang dilakukan oleh siswa SMK di Solo Jawa Tengah. Dia juga tak ingin produk ini disejajarkan dengan hasil karya siswa yang rencananya akan diproduksi massal.
Sebab, kata dia, gokart miliknya dirakit sebelum mobil Esemka ramai diperbincangkan oleh publik nasional. Gokart Hybrid ini adalah tugas akhir sebagai salah satu persyaratan untuk meraih gelar sarjana teknik di FT Unhas. Karya ini adalah wujud dari skripsi berjudul "Pengaruh Sel Surya Terhadap Kinerja Mobil Hybrid Sederhana Motor Bensin dan Motor Listrik" yang ditulis bersama rekannya ini.
Dia mengakui, kendaraan ini masih banyak kekurangannya, seperti pada bentuk aerodinamis, massa kendaraan, dan masih kurangnya energi surya yang dipakai.
Namun, dia optimistis rangkaian mesin ini bakal dilirik oleh kalangan industri, setidaknya untuk dimanfaatkan di sektor pertanian untuk meningkatkan hasil pertanian.
(Sumber : ristek.go.id)
Description:Review
-
Gokart Hybrid Nasdi, Padukan Bensin dan Panel Surya|Teknologi
Rating:
4.5
Reviewer:
-
herdyazkiya
- ItemReviewed:
-
Gokart Hybrid Nasdi, Padukan Bensin dan Panel Surya|Teknologi
- PC Tablet Berbasis Android 4.0 Hanya Rp 900 Ribuan
- Gairah Anak smp
- Basmi Virus Qvod with PCMAV Express
- SMADAV Terbaru
- PCMAV Desember+Januari 2011-2012
- PCMAV 6.2 Asgard
- Investasi Online Terpercaya
- Senyum Indosat
- Mobil Dinas Rakitan Siswa Kejuruan di Solo
mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar berhasil merakit mesin kendaraan yang memadukan tenaga surya dengan mesin bensin. Mereka menyebut karyanya Gokart Hybrid.
Kedua mahasiswa Jurusan Teknik Mesin FT Unhas Makassar tersebut yakni Nasdi Elwan (24) dan Sastian Kiston (24). Mahasiswa FT Unhas angkatan 2006 ini berhasil mengembangkan bentuk teknologi baru di dunia otomotif Tanah Air, sekaligus meyakinkan dunia bahwa mahasiswa asal Makassar juga bisa bersaing dalam bidang pendidikan.
Rangkaian mesin Gokart Hybrid roda empat ini memang belum dibenamkan ke dalam bodi kendaraan mobil pada umumnya. Saat ini, masih menggunakan rangka sangat sederhana yang memiliki panjang 194 cm dan lebar 85 cm, belum sampai pada tahap penyempurnaan desain dan sistem aerodinamis.
"Gokart hybrid ini baru sebatas konsep dasar untuk melihat cara kerja perpaduan antara mesin bensin dan mesin bertenaga surya. Tentu saja bisa dikembangkan," kata Nasdi Elwan.
Namun, jika dikembangkan, pria kelahiran Soppeng 23 September 1988 ini meyakini bahwa, hasil karyanya tersebut mampu bersaing dengan kendaraan mobil yang telah ada. Bahkan, jika lebih dikembangkan wujudnya bisa disandingkan dengan mobil mewah yang banyak digunakan oleh konglomerat.
"Nantinya akan memakai tenaga angin. Tentu namanya akan berubah, bukan lagi hybrid tapi super hybrid karena memadukan tiga sumber energi," katanya.
Dia memiliki alasan tersendiri mengembangkan teknologi otomotif ini. Menurutnya, salah satu persoalan di negeri ini adalah ketersediaan bahan bakar yang tidak sebanding dengan konsumsi bahan bakar yang lebih besar. Sehingga butuh teknologi yang bisa menghemat bahan bakar, terutama pada kendaraan. Salah satunya yang berkembang adalah energi terbarukan yang bisa mengantikan bahan bakar, yakni energi surya.
Konsep energi surya sangat sederhana yakni mengubah energi surya menjadi energi listrik dengan alat yang disebut sel surya. Sel surya ini dapat menghasilkan energi listrik dalam jumlah yang tidak terbatas langsung diambil dari matahari, tanpa ada bagian yang berputar dan tidak memerlukan bahan bakar.
"Bahan bakar hemat sampai 50 persen dibandingkan dengan kendaraan mobil yang lain, karena kita menggunakan sumber daya listrik lainnya yakni tenaga surya," ujarnya.
Warga Jalan Bung, Perumahan Bung Permai A7 Nomor 4 Makassar ini menjelaskan cara kerja sederhana mesin mobil ini. Energi listik dari matahari diperoleh dari panel surya yang dipasang pada bagian atap gokart ini. Panel selebar 0,8x0,9 meter yang dibeli seharga Rp3 juta dari Surabaya tersebut bisa menghasilkan daya listrik sampai 80 watt.
"Saya pernah uji coba di Makassar panel surya ini menyerap panas matahari selama dua jam. Hasilnya cukup mengagetkan karena rupanya panas yang dihasilkan bisa sampai 100 watt atau lebih besar dibandingkan pada yang ada di katalog yang hanya 80 watt. Mungkin karena Makassar memang panas," kata pria asal Kabupaten Soppeng ini.
Dia menjelaskan, energi listrik yang dihasilkan panel surya ini kemudian dialirkan ke aki dan selanjutnya motor listrik DC 12 volt yang ditaruh pada bagian lain di gokart ini. Rangkaian listrik ini yang kemudian menggerakkan roda gokart berbobot sekitar 100 kilogram tersebut.
Sebagai bahan percobaan, dia menggunakan panel surya selebar 0,8x0,9 meter dan satu aki. Hasilnya, mobil ini hanya bisa bergerak dengan kecepatan 50 kilometer per jam.
Nasdi mengakui, daya dorong mesin masih rendah sebab menggunakan panel surya yang hanya menghasilkan engeri listrik 80 watt. Namun, kata dia jika ingin laju kendaraan lebih kencang cukup menambah lebar panel surya sehingga daya listrik yang dihasilkan akan lebih besar pula.
"Rencana awal sebenarnya kami menggunakan panel surya yang lebih lebar sehingga bisa menghasilkan sampai 2.000 watt dan tiga aki. Tapi, sayangnya anggaran kami sebagai mahasiswa sangat terbatas," ujar dia.
Jika mesin bertenaga surya hanya bisa menghasilkan kecepatan 50 kilometer per jam, berbeda jika dialihkan menggunakan mesin bensin. Gokart ini menggunakan mesin sepeda motor 125 cc. "Kalau kita matikan mesin tenaga surya lalu mesin bensin yang kita gunakan, kecepatannya bisa 100 meter per jam," kata dia.
Karya ini, Nasdi menjelaskan, sebenarnya bukanlah sebuah proyek besar seperti yang dilakukan oleh siswa SMK di Solo Jawa Tengah. Dia juga tak ingin produk ini disejajarkan dengan hasil karya siswa yang rencananya akan diproduksi massal.
Sebab, kata dia, gokart miliknya dirakit sebelum mobil Esemka ramai diperbincangkan oleh publik nasional. Gokart Hybrid ini adalah tugas akhir sebagai salah satu persyaratan untuk meraih gelar sarjana teknik di FT Unhas. Karya ini adalah wujud dari skripsi berjudul "Pengaruh Sel Surya Terhadap Kinerja Mobil Hybrid Sederhana Motor Bensin dan Motor Listrik" yang ditulis bersama rekannya ini.
Dia mengakui, kendaraan ini masih banyak kekurangannya, seperti pada bentuk aerodinamis, massa kendaraan, dan masih kurangnya energi surya yang dipakai.
Namun, dia optimistis rangkaian mesin ini bakal dilirik oleh kalangan industri, setidaknya untuk dimanfaatkan di sektor pertanian untuk meningkatkan hasil pertanian.
(Sumber : ristek.go.id)
Mobil Dinas Rakitan Siswa Kejuruan|Ilmu Pengetahuan dan Teknologi|Anak SMK
Mobil Dinas Rakitan Siswa Kejuruan di Solo|IPTEK
- PC Tablet Berbasis Android 4.0 Hanya Rp 900 Ribuan
- Gairah Anak smp
- Basmi Virus Qvod with PCMAV Express
- SMADAV Terbaru
- PCMAV Desember+Januari 2011-2012
- PCMAV 6.2 Asgard
- Investasi Online Terpercaya
- Senyum Indosat
Di tengah maraknya aksi tawuran pelajar, energi kreatif ditampakkan siswa sekolah menengah kejuruan di Solo, Jawa Tengah. Dari tangan mereka, lahir produk mobil serbaguna.
Wali Kota Solo Joko Widodo langsung menjadikannya sebagai kendaraan dinas. Ia rela menyimpan mobil dinas lamanya, sedan Toyota Camry, yang harganya jauh lebih mahal ketimbang karya anak-anak itu. Mulai Selasa (3/1) ini, tunggangan sehari-hari Joko Widodo berganti menjadi sport utility vehicle (SUV) bermerek Kiat Esemka. Dengan harga Rp 95 juta, Wali Kota yang akrab disapa Jokowi itu bangga menungganginya. Ia langsung mencoba menyetir sendiri mobil berkapasitas mesin 1.500 cc itu.
”Saya bangga memakai buatan anak negeri sendiri. Kalau saya ada urusan di Jakarta, Semarang, atau daerah lain, akan saya pakai,” kata Jokowi seusai acara serah terima mobil itu dari Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Solo Susanta, Senin.
Wakil Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo juga menerima mobil dinas serupa yang diserahkan oleh Kepala SMK Warga, Solo, Heru Munandar. Kedua mobil ini memiliki kandungan lokal 80 persen yang dirakit oleh siswa SMK Negeri 2, SMK Negeri 5, dan SMK Warga, Solo, di bawah binaan bengkel mobil Kiat Motor, Klaten, Jateng.
Rasa bangga pun membuncah pada diri anak-anak SMK perakit dan pembuat mobil itu, seperti Okky Austriadi (19) dan Eko Wanda Suprianto (18). Okky senang menjadi bagian yang ikut membuat mobil jenis SUV yang kemudian dikemudikan Wali Kota. Siswa kelas III SMK Negeri 2 Solo ini bersama beberapa rekannya kebagian membuat bumper depan dari pelat baja dan memberinya cat dasar.
”Saya jadi tahu soal bodi mobil. Sebelumnya di sekolah dan saat praktik kerja industri hanya belajar soal mesin,” kata Okky.
Demikian pula dengan Eko, lulusan SMK Negeri 5 Solo. Ia termasuk generasi awal yang membuat mobil SUV bersama Kiat Motor di bawah pimpinan Sukiyat. Eko kebagian tugas merakit mobil dari komponen-komponen yang sudah jadi. Rekannya, Ridwan Aditya Ibnimatiin (19), merakit komponen rangka dan pendukung, seperti selang rem, tangki bahan bakar, gardan, dan batang torsi.
”Awalnya terasa sulit dan kikuk karena tidak hafal baut mana yang pas dan cara menggunakan alatnya. Berkat bimbingan instruktur dan pelatih akhirnya bisa juga,” katanya.
Mesin mobil dibuat oleh PT Autocar Industri Komponen (AIK) yang juga melibatkan siswa SMK Negeri 1 di Jakarta. Komponen mesin lantas dirakit oleh siswa SMK Warga, Solo. Adapun block mesin yang berfungsi melindungi piston dibuat di sentra cor logam di Ceper, Klaten. Semuanya melibatkan siswa SMK.
Membalik stigma
Di tengah kuatnya stigma tawuran terhadap sekolah yang dulu dikenal sebagai sekolah teknologi menengah (STM), Okky, Eko, dan rekan-rekannya membuktikan bahwa mereka bisa belajar dan berkarya. Produk mereka bisa bermanfaat bagi masyarakat, bahkan sekaligus menebar spirit kemandirian di tengah terpaan barang impor.
Setidaknya, proses kreatif itu telah membekali Okky dan Eko modal kecakapan bagi masa depan mereka. Setamat SMK tahun 2011, Eko langsung diterima bekerja di PT Astra Honda Motor. Eko bisa membantu perekonomian keluarga karena ayahnya hanya buruh angkutan. ”Setiap bulan saya bisa mengirim sebagian penghasilan saya untuk orangtua,” tutur Eko.
Proses pembuatan mobil Kiat Esemka, menurut Sukiyat, turut melibatkan 15 SMK dari sejumlah daerah, seperti Malang dan Kediri (Jawa Timur), Magelang (Jawa Tengah), dan Jakarta. Sukiyat yang membina anak-anak itu senang bisa mendampingi dan menularkan ilmu otomotif kepada mereka.
Awalnya, siswa diajari membuat miniatur mobil tanpa roda. Setelah 10 hari berlatih, anak-anak itu langsung terjun membuat mobil sesungguhnya. ”Anak-anak ini luar biasa. Mereka ternyata bisa kalau diberi kesempatan,” kata Sukiyat.
Ke depan diharapkan mobil ini dapat diproduksi massal meski saat ini masih terkendala perizinan. Sejauh ini sudah 10 mobil yang diproduksi bersama, antara lain jenis pikap, SUV, dan pick-up double cabin. Sukiyat mematok harga Rp 95 juta untuk mobil jenis SUV Kiat Esemka jika diproduksi massal.
Jika berhasil diproduksi massal, Jokowi bermimpi perekonomian di daerah semakin hidup.
Tanpa gembar-gembor, anak-anak itu telah membuktikan slogan, ”Kita bisa...!”
Description:Review
-
Mobil Dinas Rakitan Siswa Kejuruan|Ilmu Pengetahuan dan Teknologi|Anak SMK
Rating:
4.5
Reviewer:
-
herdyazkiya
- ItemReviewed:
-
Mobil Dinas Rakitan Siswa Kejuruan|Ilmu Pengetahuan dan Teknologi|Anak SMK
Wali Kota Solo Joko Widodo langsung menjadikannya sebagai kendaraan dinas. Ia rela menyimpan mobil dinas lamanya, sedan Toyota Camry, yang harganya jauh lebih mahal ketimbang karya anak-anak itu. Mulai Selasa (3/1) ini, tunggangan sehari-hari Joko Widodo berganti menjadi sport utility vehicle (SUV) bermerek Kiat Esemka. Dengan harga Rp 95 juta, Wali Kota yang akrab disapa Jokowi itu bangga menungganginya. Ia langsung mencoba menyetir sendiri mobil berkapasitas mesin 1.500 cc itu.
”Saya bangga memakai buatan anak negeri sendiri. Kalau saya ada urusan di Jakarta, Semarang, atau daerah lain, akan saya pakai,” kata Jokowi seusai acara serah terima mobil itu dari Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Solo Susanta, Senin.
Wakil Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo juga menerima mobil dinas serupa yang diserahkan oleh Kepala SMK Warga, Solo, Heru Munandar. Kedua mobil ini memiliki kandungan lokal 80 persen yang dirakit oleh siswa SMK Negeri 2, SMK Negeri 5, dan SMK Warga, Solo, di bawah binaan bengkel mobil Kiat Motor, Klaten, Jateng.
Rasa bangga pun membuncah pada diri anak-anak SMK perakit dan pembuat mobil itu, seperti Okky Austriadi (19) dan Eko Wanda Suprianto (18). Okky senang menjadi bagian yang ikut membuat mobil jenis SUV yang kemudian dikemudikan Wali Kota. Siswa kelas III SMK Negeri 2 Solo ini bersama beberapa rekannya kebagian membuat bumper depan dari pelat baja dan memberinya cat dasar.
”Saya jadi tahu soal bodi mobil. Sebelumnya di sekolah dan saat praktik kerja industri hanya belajar soal mesin,” kata Okky.
Demikian pula dengan Eko, lulusan SMK Negeri 5 Solo. Ia termasuk generasi awal yang membuat mobil SUV bersama Kiat Motor di bawah pimpinan Sukiyat. Eko kebagian tugas merakit mobil dari komponen-komponen yang sudah jadi. Rekannya, Ridwan Aditya Ibnimatiin (19), merakit komponen rangka dan pendukung, seperti selang rem, tangki bahan bakar, gardan, dan batang torsi.
”Awalnya terasa sulit dan kikuk karena tidak hafal baut mana yang pas dan cara menggunakan alatnya. Berkat bimbingan instruktur dan pelatih akhirnya bisa juga,” katanya.
Mesin mobil dibuat oleh PT Autocar Industri Komponen (AIK) yang juga melibatkan siswa SMK Negeri 1 di Jakarta. Komponen mesin lantas dirakit oleh siswa SMK Warga, Solo. Adapun block mesin yang berfungsi melindungi piston dibuat di sentra cor logam di Ceper, Klaten. Semuanya melibatkan siswa SMK.
Membalik stigma
Di tengah kuatnya stigma tawuran terhadap sekolah yang dulu dikenal sebagai sekolah teknologi menengah (STM), Okky, Eko, dan rekan-rekannya membuktikan bahwa mereka bisa belajar dan berkarya. Produk mereka bisa bermanfaat bagi masyarakat, bahkan sekaligus menebar spirit kemandirian di tengah terpaan barang impor.
Setidaknya, proses kreatif itu telah membekali Okky dan Eko modal kecakapan bagi masa depan mereka. Setamat SMK tahun 2011, Eko langsung diterima bekerja di PT Astra Honda Motor. Eko bisa membantu perekonomian keluarga karena ayahnya hanya buruh angkutan. ”Setiap bulan saya bisa mengirim sebagian penghasilan saya untuk orangtua,” tutur Eko.
Proses pembuatan mobil Kiat Esemka, menurut Sukiyat, turut melibatkan 15 SMK dari sejumlah daerah, seperti Malang dan Kediri (Jawa Timur), Magelang (Jawa Tengah), dan Jakarta. Sukiyat yang membina anak-anak itu senang bisa mendampingi dan menularkan ilmu otomotif kepada mereka.
Awalnya, siswa diajari membuat miniatur mobil tanpa roda. Setelah 10 hari berlatih, anak-anak itu langsung terjun membuat mobil sesungguhnya. ”Anak-anak ini luar biasa. Mereka ternyata bisa kalau diberi kesempatan,” kata Sukiyat.
Ke depan diharapkan mobil ini dapat diproduksi massal meski saat ini masih terkendala perizinan. Sejauh ini sudah 10 mobil yang diproduksi bersama, antara lain jenis pikap, SUV, dan pick-up double cabin. Sukiyat mematok harga Rp 95 juta untuk mobil jenis SUV Kiat Esemka jika diproduksi massal.
Jika berhasil diproduksi massal, Jokowi bermimpi perekonomian di daerah semakin hidup.
Tanpa gembar-gembor, anak-anak itu telah membuktikan slogan, ”Kita bisa...!”
November 28, 2010
Hemat Energi dengan Turbin Tenaga Angin|Sains Dan Technology

Electric Pinwheels Blade Technology
Energi Ramah Lingkungan sekarang
banyak kita temui di mana mana.
Yang tanpa kita sadari alam di
sekitar kita banyak terdapat
sumber energi yang perlu kita
olah, seperti energi ramah
lingkungan yang sedang di
kembangkan Electric Pinwheels.

Electric Pinwheels Salah satu
perusahaan yang mengembangkan
pembangkit listrik tenaga Angin.
kalau di lihat sekilas mudah
padahal simple sekali tapi
kenyataanya susah.perlu dana
yang cukup lumayan kalau kita
mencoba untuk membuatnya.
Electric Pinwheels terinspirasi
oleh alam dengan membuat
turbin angin dengan desain suduseperti burung.
Sehingga memungkinkan kita untuk membuat
bentuk yang optimal untuk pembangkit listrik dengan bahan
ringan, sehingga berat pisau 63% lebih ringan dari kayu
atau fiberglass. Penurunan massa memungkinkan respon
lebih cepat untuk mengubah kecepatan dan arah angin,
menghasilkan tenaga lebih di lokasi yang kurang ideal.
Lighter blades memungkinkan respons lebih cepat terhadap
perubahan kecepatan dan arah angin.
Rotor pada turbin angin bertindak sebagai giroskop besar,
menolak perubahan arah seperti berputar,Mengurangi massa
berputar sebesar 63% dan bergerak berat terhadap pusat
rotasi, memiliki efek mengurangi momen inersia sebesar 78%,
yang merupakan properti yang mengatur tingkat efek gyroscopic.
Lighter blades juga memiliki efek yang mudah robek
pada bantalan, struktur pisau, dan amplitudo getaran.

Bilah turbin angin khas yang melekat dengan baut atau
sekrup memerlukan keselarasan atau keseimbangan.
Baut dan sekrup tersebut juga memerlukan torsi khusus
untuk mencegah kelonggaran selama beroperasi,
Memasang pisau bisa memakan waktu lama dan mungkin
tidak akan diinstal dengan benar, yang mengarah ke
bahaya keseimbangan dan kegagalan.
November 02, 2010
Mobil Berbahan Bakar Jeruk Ciptaan ITS|IPTEK|TEKNOLOGI TERBARU
HEMAT BAHAN BAKAR|MOBIL BERBAHAN BAKAR JERUK|IPTEK|TEKNOLOGI TERBARU
Ke depan, kita tidak perlu lagi pusing
membeli baterai jika peralatan rumah
tangga kita kehabisan energi. Ini setelah
mahasiwa Institut Teknologi Sepuluh
November Surabaya (ITS) berhasil
menciptakan baterai dari
sari buah jeruk atau lemon.
Kerja bahan bakar sari jeruk ini sunggulah
sederhana.Liquida sari jeruk lantas
diolah dengan perpaduan
tembaga sulfat CuS04 kemudian dipadukan dengan
ramuan khusus yang mereka rahasiakan.
Hasilnya, air sari dari empat jeruk mampu menghasilkan
energi setara dengan dua baterai biasa berkekuatan
3 volt 3 ampere (masing-masing baterai berkekuatan
1,5 volt, 3 ampere). Dengan sari empat jeruk inilah, mereka
setidaknya mampu menjalankan sebuah mobil mainan
kreasi mereka.
Bahkan mobil mainan yang digerakkan dengan sari empat
jeruk ini mampu menyabet peringkat ke-3 dunia dalam
Chemical Enggineering Car Competition di Taiwan
pada 4 Oktober lalu.
Prinsip kerja sari jeruk ini sebenarnya sangat sederhana, di mana buah jeruk diperas, kemudian air perasan jeruk ini dicampurkan ke dalam bahan khusus untuk selanjutnya disalurkan ke dinamo mobil.
Karena berbentuk sari jeruk, maka di dalam mobil mainan
itu setidaknya diberikan tempat khusus berupa kaleng
kecil dari plastik bekas wadah negatif film kamera.
Untuk menampung air dari empat jeruk yang totalnya
sebesar 200 mililiter ini setidaknya diperlukan 12 wadah
bekas kaleng plastik film kamera.
Hardiyanto Dwiputra Wijaya, mahasiswa semester 5
Fakultas Teknik Kimia ITS yang sekaligus koordinator
tim mengatakan, untuk menciptakan energi dari sari jeruk
dirinya sempat kesulitan. "Air jeruk ternyata hanya memiliki
0,69 mikroampere atau seperseribu dari baterai biasa
berkekuatan 1,5 volt 3 ampere," kata Hardiyanto.
Hanya saja, berkat sebuah ramuan dari bahan ilmiah
yang dia rahasiakan, kekuatan air jeruk buatannya bisa
menjadi seribu kali lipat. "Ramuan ini bahannya sangat
alami, bahkan bisa dikonsumsi manusia," kata dia tanpa
mau menyebut ramuannya itu.
Untuk menyusun mobil-mobilan dengan energi sari
jeruk ini, Hardiyanto setidaknya dibantu oleh lima
temannya di antaranya tiga dari Fakultas Teknik Kimia,
satu dari Desain Produk, dan satunya lagi dari
Fakutas Informatika.
Hardiyanto dan dua temannya dari Fakultas Teknik Kimia
bertugas menciptakan sari jeruk yang mengandung energi
listrik, sedangkan dua temannya dari Desain Produk dan
Teknik Informatika bertugas merancang bentuk maupun
bodi mobil-mobilan. "Setelah energi sari jeruk jadi, saya tinggal
mendesain mobilnya," kata Ahmad Zulfikar dari
Teknik Informatika.
Mobil mainan berbahan bakar jeruk ini, menurut mereka,
sengaja didesain untuk mengikuti Chemical Enggineering
Car Competition di Taiwan. Saat itu, para mahasiswa
ini mencoba mengikuti ajang bergengsi dua tahunan itu
dengan meminta bantuan pendanaan dari Fakultas.
Hanya saja karena event-nya dianggap besar, fakultas
sempat ragu untuk memberikan bantuan. Gagal di fakultas,
merekapun lantas ke pihak institut, dan ternyata pihak ITS
menyambut baik dan memberikan pendanaan terhadap
proyek tersebut.
Alhasil, merekapun bisa mengikuti Chemical Enggineering
Car Competition di Taiwan dan berhasil menyabet peringkat
ke-3 dan mampu menyabet The Best Design Modelling
dalam perlombaan yang diselenggarakan oleh Asia pasific
Confederation of Chemical Engineering bekerja sama
dengan American Institute of Chemical Engineering
itu.
Karena keberhasilan ini, para mahasiswa pada April 2011
nanti juga diundang untuk mengikuti ajang serupa yang
akan digelar di Malaysia.
sumber:www.ristek.go.id
Description:Review
-
Mobil Berbahan Bakar Jeruk Ciptaan ITS|IPTEK|TEKNOLOGI TERBARU
Rating:
4.5
Reviewer:
-
herdyazkiya
- ItemReviewed:
-
Mobil Berbahan Bakar Jeruk Ciptaan ITS|IPTEK|TEKNOLOGI TERBARU
Ke depan, kita tidak perlu lagi pusingmembeli baterai jika peralatan rumah
tangga kita kehabisan energi. Ini setelah
mahasiwa Institut Teknologi Sepuluh
November Surabaya (ITS) berhasil
menciptakan baterai dari
sari buah jeruk atau lemon.
Kerja bahan bakar sari jeruk ini sunggulah
sederhana.Liquida sari jeruk lantas
diolah dengan perpaduan
tembaga sulfat CuS04 kemudian dipadukan dengan
ramuan khusus yang mereka rahasiakan.
Hasilnya, air sari dari empat jeruk mampu menghasilkan
energi setara dengan dua baterai biasa berkekuatan
3 volt 3 ampere (masing-masing baterai berkekuatan
1,5 volt, 3 ampere). Dengan sari empat jeruk inilah, mereka
setidaknya mampu menjalankan sebuah mobil mainan
kreasi mereka.
Bahkan mobil mainan yang digerakkan dengan sari empat
jeruk ini mampu menyabet peringkat ke-3 dunia dalam
Chemical Enggineering Car Competition di Taiwan
pada 4 Oktober lalu.
Prinsip kerja sari jeruk ini sebenarnya sangat sederhana, di mana buah jeruk diperas, kemudian air perasan jeruk ini dicampurkan ke dalam bahan khusus untuk selanjutnya disalurkan ke dinamo mobil.
Karena berbentuk sari jeruk, maka di dalam mobil mainan
itu setidaknya diberikan tempat khusus berupa kaleng
kecil dari plastik bekas wadah negatif film kamera.
Untuk menampung air dari empat jeruk yang totalnya
sebesar 200 mililiter ini setidaknya diperlukan 12 wadah
bekas kaleng plastik film kamera.
Hardiyanto Dwiputra Wijaya, mahasiswa semester 5
Fakultas Teknik Kimia ITS yang sekaligus koordinator
tim mengatakan, untuk menciptakan energi dari sari jeruk
dirinya sempat kesulitan. "Air jeruk ternyata hanya memiliki
0,69 mikroampere atau seperseribu dari baterai biasa
berkekuatan 1,5 volt 3 ampere," kata Hardiyanto.
Hanya saja, berkat sebuah ramuan dari bahan ilmiah
yang dia rahasiakan, kekuatan air jeruk buatannya bisa
menjadi seribu kali lipat. "Ramuan ini bahannya sangat
alami, bahkan bisa dikonsumsi manusia," kata dia tanpa
mau menyebut ramuannya itu.
Untuk menyusun mobil-mobilan dengan energi sari
jeruk ini, Hardiyanto setidaknya dibantu oleh lima
temannya di antaranya tiga dari Fakultas Teknik Kimia,
satu dari Desain Produk, dan satunya lagi dari
Fakutas Informatika.
Hardiyanto dan dua temannya dari Fakultas Teknik Kimia
bertugas menciptakan sari jeruk yang mengandung energi
listrik, sedangkan dua temannya dari Desain Produk dan
Teknik Informatika bertugas merancang bentuk maupun
bodi mobil-mobilan. "Setelah energi sari jeruk jadi, saya tinggal
mendesain mobilnya," kata Ahmad Zulfikar dari
Teknik Informatika.
Mobil mainan berbahan bakar jeruk ini, menurut mereka,
sengaja didesain untuk mengikuti Chemical Enggineering
Car Competition di Taiwan. Saat itu, para mahasiswa
ini mencoba mengikuti ajang bergengsi dua tahunan itu
dengan meminta bantuan pendanaan dari Fakultas.
Hanya saja karena event-nya dianggap besar, fakultas
sempat ragu untuk memberikan bantuan. Gagal di fakultas,
merekapun lantas ke pihak institut, dan ternyata pihak ITS
menyambut baik dan memberikan pendanaan terhadap
proyek tersebut.
Alhasil, merekapun bisa mengikuti Chemical Enggineering
Car Competition di Taiwan dan berhasil menyabet peringkat
ke-3 dan mampu menyabet The Best Design Modelling
dalam perlombaan yang diselenggarakan oleh Asia pasific
Confederation of Chemical Engineering bekerja sama
dengan American Institute of Chemical Engineering
itu.
Karena keberhasilan ini, para mahasiswa pada April 2011
nanti juga diundang untuk mengikuti ajang serupa yang
akan digelar di Malaysia.
sumber:www.ristek.go.id
July 07, 2010
Technology Sepatu Bot Pengisi Baterai Ponsel|Technology And Sains
Sepatu Bot Pengisi Baterai PonselSebuah teknologi pengisi baterai mungkin bisa menjadi solusi Anda yang sering bepergian dalam waktu cukup lama, namun tak henti bertelepon. Perusahaan telepon genggam European Telco Orange memperkenalkan sebuah prototipe pengisi ulang baterai ponsel berupa sepatu karet atau sepatu bot.
Sepatu pembangkit atau power boots merupakan satu set sepatu karet thermoelektrik atau Wellington Boots dengan sebuah pembangkit daya tunggal.
Sepatu ini mampu mengubah panas dari kaki pengguna menjadi energi listrik untuk mengisi baterai ponsel dalam genggaman.
Sepatu tersebut dirancang secara khusus oleh Dave Pain, seorang managing director di Gotwind, sebuah perusahaan pengembangan energi yang dapat diperbarui. Pain mengatakan, sepatu karet (boot) itu bekerja dengan menggunakan seebeck effect yang diambil dari nama seorang fisikawan, Johann Seebeck. Alat ini menyerupai sebuah sirkuit yang terbuat dari dua logam berbeda. Keduanya menghasilkan listrik ketika terhubung dan memiliki suhu berbeda.
"Dalam sol sepatu karet Wellington Boots, ada thermocouples suhu. Jika ditempelkan pada suhu panas di salah satu sisinya dan suhu dingin pada sisi lainnya, hal itu akan menghasilkan daya listrik," ujar Pain seperti dikutip laman Antara.
Menurutnya, pengisian daya listrik itu kemudian disalurkan ke sebuah baterai. Baterai tersebut ditempatkan dalam hak sepatu karet sebagai penyimpan sumber listrik yang kemudian bisa digunakan untuk mengisi ulang baterai ponsel.
Thermocouples ini terhubung secara elektrik, membentuk susunan dari beberapa thermocouples (thermopile). Alat itu kemudian terjepit di antara dua lapis keramik tipis.
Saat panas dari kaki disalurkan pada lapisan keramik tipis yang ada di atas dan suhu dingin juga tersalurkan pada sisi yang satunya, suhu dingin yang ada di tanah menghasilkan daya listrik. Pain mengatakan, untuk melakukan pengisian baterai, tinggal mencolokkan ponsel ke sebuah sumber daya listrik di ujung sepatu karet.
Description:Review
-
Technology Sepatu Bot Pengisi Baterai Ponsel|Technology And Sains
Rating:
4.5
Reviewer:
-
herdyazkiya
- ItemReviewed:
-
Technology Sepatu Bot Pengisi Baterai Ponsel|Technology And Sains
Sepatu tersebut dirancang secara khusus oleh Dave Pain, seorang managing director di Gotwind, sebuah perusahaan pengembangan energi yang dapat diperbarui. Pain mengatakan, sepatu karet (boot) itu bekerja dengan menggunakan seebeck effect yang diambil dari nama seorang fisikawan, Johann Seebeck. Alat ini menyerupai sebuah sirkuit yang terbuat dari dua logam berbeda. Keduanya menghasilkan listrik ketika terhubung dan memiliki suhu berbeda.
"Dalam sol sepatu karet Wellington Boots, ada thermocouples suhu. Jika ditempelkan pada suhu panas di salah satu sisinya dan suhu dingin pada sisi lainnya, hal itu akan menghasilkan daya listrik," ujar Pain seperti dikutip laman Antara.
Menurutnya, pengisian daya listrik itu kemudian disalurkan ke sebuah baterai. Baterai tersebut ditempatkan dalam hak sepatu karet sebagai penyimpan sumber listrik yang kemudian bisa digunakan untuk mengisi ulang baterai ponsel.
Thermocouples ini terhubung secara elektrik, membentuk susunan dari beberapa thermocouples (thermopile). Alat itu kemudian terjepit di antara dua lapis keramik tipis.
Saat panas dari kaki disalurkan pada lapisan keramik tipis yang ada di atas dan suhu dingin juga tersalurkan pada sisi yang satunya, suhu dingin yang ada di tanah menghasilkan daya listrik. Pain mengatakan, untuk melakukan pengisian baterai, tinggal mencolokkan ponsel ke sebuah sumber daya listrik di ujung sepatu karet.
Technology Baterai dari Kentang Rebus

Membuat Baterai dari Kentang Rebus
Technology Baterai dari Kentang Rebus adalah terobosan yang dibuat oleh ilmuwan-ilmuwan di Yissum Research Development Company.Ltd, sebuah perusahaan yang berfungsi untuk mengkomersialisasikan teknologi hasil riset Hebrew University di Jerusalem.
Perusahaan tersebut memperkenalkan baterai organik hasil riset para peneliti di Hebrew University yang dibuat dari kentang dan telah mendapatkan perlakuan khusus guna meningkatkan kemampuannya dalam menghubungkan oksidasi dan reduksi dalam sel galvanik atau biasa disebut salt bridge.
Profesor Haim D. Rabinowitch dari Robert H. Smith Faculty of Agriculture, Food and Environment, mahasiswa riset Alex Golberg dari School of Computer Science and Engineering, keduanya dari Hebrew University, bersama dengan Profesor Boris Rubinsky dari University of California di Berkeley, pada dasarnya bermaksud mempelajari proses elektrolitik yang terjadi pada organisme hidup untuk diterapkan pada berbagai aplikasi.
Dalam risetnya mereka mendapati bahwa menggunakan seng dan tembaga yang dipasang pada kentang yang direbus menghasilkan listrik hingga 10 kali lipat dibanding kentang yang tidak direbus. Dari hasil analisa biaya, baterai kentang bisa lima hingga lima puluh kali lebih murah dari baterai komersial 1,5 Volt.
Jika Anda tertarik untuk mencobanya, silakan Anda melakukan sedikit eksperimen dengan berbagai jenis umbi-umbian atau buah-buahan, karena menurut para peneliti tersebut semuanya bisa menghasilkan listrik dengan syarat perlu diberikan perlakuan khusus terlebih dulu agar bisa menghasilkan listrik yang cukup besar.
Sumber:www.ristek.go.id
June 16, 2010
Cara merubah Sampah Menjadi Energi Listrik

Sampah memang menjadi masalah di kota - besar di seluruh dunia. Khususnya di indonesia seperti menumpuknya sampah dijalan – jalan protokol kota bandung. Belum lagi konflik antara pemerintah dengan warga masyarakat yang lokasinya menjadi tempat pembuangan akhir (TPA).
Di negara negara maju seperti Denmark, Swis, Amerika dan Prancis. Mereka telah memaksimalkan proses pengolahan sampah. Tidak hanya mengatasi bau busuk saja tapi sudah merobah sampah - sampah ini menjadi energi listrik. Khusus di Denmark 54 % sampah di robah menjadi energi listrik.
Teknologi pengolahan sampah ini untuk menjadi energi listrik pada prinsinya sangat sederhana sekali yaitu:
* Sampah di bakar sehingga menghasilkan panas (proses konversi thermal)
* Panas dari hasil pembakaran dimanfaatkan untuk merubah air menjadi uap dengan bantuan boiler
* Uap bertekanan tinggi digunakan untuk memutar bilah turbin
* Turbin dihubungkan ke generator dengan bantuan poros
* Generator menghasilkan listrik dan listrik dialirkan kerumah - rumah atau ke pabrik.
Proses Konversi Thermal
Proses konversi thermal dapat dicapai melalui beberapa cara, yaitu insinerasi, pirolisa, dan gasifikasi. Insinerasi pada dasarnya ialah proses oksidasi bahan-bahan organik menjadi bahan anorganik. Prosesnya sendiri merupakan reaksi oksidasi cepat antara bahan organik dengan oksigen.
Pembangkit listrik tenaga sampah yang banyak digunakan saat ini menggunakan proses insenerasi salah satu contohnya adalah lihat diagram disamping.
Sampah dibongkar dari truk pengakut sampah dan diumpankan ke inserator. Didalam inserator sampah dibakar. Panas yang dihasilkan dari hasil pembakaran digunakan untuk merubah air menjadi uap bertekanan tinggi. Uap dari boiler langsung ke turbin Sisa pembakaran seperti debu diproses lebih lanjut agar tidak mencemari lingkungan (truk mengangkut sisa proses pembakaran).
Teknologi pengolahan sampah ini memang lebih menguntungkan dari pembangkit listrik lainnya. Sebagai ilustrasi : 100.000 ton sampah sebanding dengan 10.000 ton batu bara. Selain mengatasi masalah polusi bisa juga untuk menghasilkan energi berbahan bahan bakar gratis juga bisa menghemat devisa
Penyebar Video Mesum Mirip Ariel Peterpan di Tangkap
Video Mesum Mirip Ariel Dan BCL
Video Mesum Mirip Luna Maya
Video Mirip Aril Dan Aura Kasih
Video Skandal Mirip Aril Dan Cut Tari
ITB Buat Tiga Mobil Hemat Energi
Video Gigolo Bali
Laser Ciptakan Awan di Langit Jerman
video-penemuan-kapal-nabi-nuh-di-turki
Also read this news :
Sumber:www.ristek.go.id
Subscribe to:
Posts (Atom)






